Rabu, 09 Mei 2018

"Kesuksesan" Dan "Kegagalan", Mereka berdampingan.

     
(Image source : www.google.com)

        Saya yakin, kalian pasti pernah mendengar kata-kata ini :
 "Jika kalian ingin berhasil, maka kalian harus merasakan kegagalan terlebih dahulu".
.
Kegagalan memang menjadi bagian tak terlepaskan dari seorang manusia yang sedang berusaha untuk mencapai sesuatu atau dapat dikatakan dalam meraih sebuah kesuksesan.

       Namun saya juga yakin, kalian pasti sama seperti saya. Ketika kalian merasakan dan mengalami sebuah kegagalan, rasanya tidak semudah dalam memahami kata-kata diatas tadi.  Kalian pasti juga akan merasakan kesedihan, keterpurukan, malu bahkan pasti pernah sampai menangis.
Saat kita dihadapkan pada penilaian buruk, penolakan, direndahkan, dianggap tidak pandai bicara, kerugian, mendapat surat peringatan, dimarah karena kesalahan kita, tentu kita akan berfikir mengapa hal itu harus terjadi pada kita, mengapa kita dihadapkan pada kenyataan seperti itu, padahal pada dasarnya kita sudah tau bahwa "kegagalan tidak akan pernah lepas dari sebuah usaha untuk meraih kesuksesan"
.
       Menurut saya ada 2 hal dari kegagalan :
First, kegagalan sebagai pemahaman dan pengetahuan. Maksud saya disini adalah, tentu kita sudah tau dan benar-benar memahami bahwa sebuah kegagalan memang harus terjadi. Kita mengetahui penyebab dari kegagalan dari seseorang dan bagaimana cara untuk melaluinya namun itu hanya pehamahaman saja.
.
Second, kegagalan sebagai sebuah pengalaman dan kita berhasil melaluinya. Dalam hal ini kita benar-benar dihadapkan pada kegagalan, kita lalui proses terpuruknya, kesedihannya dan kita berhasil melaluinya.
       Sebagai contoh, kita benar memahami manfaat dari membaca buku adalah untuk mendapatkan informasi, mendapat referensi dan pengetahuan. Namun kita tidak akan mengetahui informasi, referensi dan pengetahuan apa saja yang akan kita peroleh jika kita tidak membaca buku tersebut. Benar bukan?
        Sekali lagi kita harus mengingat ini, "kegagalan memang harus terjadi", karena kegagalan merupakan anak tangga yang harus kita pijak satu persatu untuk naik ke atas mencapai keberhasilan. Diibaratkan rumah yang tingkat, ketika kita berada di lantai 1, mau tidak mau kita harus melewati satu persatu anak tangganya agar kita bisa sampai di lantai 2.
       Ketika kita berada di satu titik kegagalan, kita jangan diam dititik itu, bahkan jangan sampai kita kembali ke langkah sebelumnya. Kita harus benar-benar yakin untuk melalui nya, tetap maju dan yakinlah satu hal, "badai pasti berlalu"
      Pernah mendengar nama "J.K Rowling", seorang penulis novel Harry Potter yang karya nya berhasil diangkat menjadi sebuah film terkenal dengan judul yang sama, sebelum sesukses itu dia pernah jatuh bangkit, terpuruk karena banyak naskah nya yang ditolak oleh penerbit, namun dia tidak menyerah, dia terus berusaha memperbaiki dirinya dan belajar dari kegagalan yang ia hadapi. Hingga akhirnya dia menjadi seorang penulis terkenal seperti sekarang.
       Walaupun kita gagal, lagi dan lagi. Tetaplah percaya, tetap lanjutkan langkah kita, jangan pernah berhenti. Tetap tegaskan diri kita bahwa ada satu tujuan ada satu target yang harus kita capai, dan kita tidak akan berhenti sebelum kita meraih dan mencapainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mental Health : "Because you are special person"

Sumber : anaamila-debsi.blogspot.com  ( edited with canva) Mungkin beberapa dari kita sering mendengar kata-kata dari orang lain seperti :...